As-Saffat
Mekah · 182 ayat
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
-
وَالصّٰۤفّٰتِ صَفًّاۙ ﴿١﴾ 000000000000Waṣ-ṣāffāti ṣaffā(n).Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf, (untuk beribadah kepada Allah),
-
فَالزّٰجِرٰتِ زَجْرًاۙ ﴿٢﴾ 000000000000Faz-zājirāti zajrā(n).demi (rombongan malaikat) yang mencegah (segala sesuatu) dengan sungguh-sungguh,
-
فَالتّٰلِيٰتِ ذِكْرًاۙ ﴿٣﴾ 000000000000Fat-tāliyāti żikrā(n).demi (rombongan malaikat) yang membacakan peringatan,
-
اِنَّ اِلٰهَكُمْ لَوَاحِدٌۗ ﴿٤﴾ 000000000000Inna ilāhakum lawāḥid(un).sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa.
-
رَبُّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ الْمَشَارِقِۗ ﴿٥﴾ 000000000000Rabbus-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumā wa rabbul-masyāriq(i).Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari.
-
اِنَّا زَيَّنَّا السَّمَاۤءَ الدُّنْيَا بِزِيْنَةِ ِۨالْكَوَاكِبِۙ ﴿٦﴾ 000000000000Innā zayyannas-samā'ad-dun-yā bizīnatinil-kawākib(i).Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit dunia (yang terdekat) dengan hiasan (berupa) bintang-bintang.
-
وَحِفْظًا مِّنْ كُلِّ شَيْطٰنٍ مَّارِدٍۚ ﴿٧﴾ 000000000000Wa ḥifẓam min kulli syaiṭānim mārid(in).(Kami telah menjaganya dengan) penjagaan yang sempurna dari setiap setan yang durhaka.
-
لَا يَسَّمَّعُوْنَ اِلَى الْمَلَاِ الْاَعْلٰى وَيُقْذَفُوْنَ مِنْ كُلِّ جَانِبٍۖ ﴿٨﴾ 000000000000Lā yassammā‘ūna ilal-mala'il-a‘lā wa yuqżafūna min kulli jānib(in).Mereka (setan-setan) tidak dapat mendengar (percakapan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru
-
دُحُوْرًا وَّلَهُمْ عَذَابٌ وَّاصِبٌ ﴿٩﴾ 000000000000Duḥūraw wa lahum ‘ażābuw wāṣib(un).untuk mengusir mereka. Bagi mereka azab yang kekal (di akhirat),
-
اِلَّا مَنْ خَطِفَ الْخَطْفَةَ فَاَتْبَعَهٗ شِهَابٌ ثَاقِبٌ ﴿١٠﴾ 000000000000Illā man khaṭifal-khaṭfata fa'atba‘ahū syihābun ṡāqib(un).kecuali (setan) yang menyambar pembicaraan dengan sekali sambar; maka ia dikejar oleh bintang yang menyala.
-
فَاسْتَفْتِهِمْ اَهُمْ اَشَدُّ خَلْقًا اَمْ مَّنْ خَلَقْنَا ۗاِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّنْ طِيْنٍ لَّازِبٍ ﴿١١﴾ 000000000000Fastaftihim ahum asyaddu khalqan am man khalaqnā, innā khalaqnāhum min ṭīnil lāzib(in).Maka, tanyakanlah kepada mereka (musyrik Makkah), “Apakah mereka (manusia) lebih sulit penciptaannya ataukah selainnya (langit, bumi, dan lainnya) yang telah Kami ciptakan?” Sesungguhnya Kami telah menciptakan (bapak) mereka (Adam) dari tanah liat.
-
بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُوْنَ ۖ ﴿١٢﴾ 000000000000Bal ‘ajibta wa yaskharūn(a).Bahkan, engkau (Nabi Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka selalu menghinamu.
-
وَاِذَا ذُكِّرُوْا لَا يَذْكُرُوْنَ ۖ ﴿١٣﴾ 000000000000Wa iżā żukkirū lā yażkurūn(a).Apabila diberi peringatan, mereka tidak mengingat (mengindahkannya).
-
وَاِذَا رَاَوْا اٰيَةً يَّسْتَسْخِرُوْنَۖ ﴿١٤﴾ 000000000000Wa iżā ra'au āyatay yastaskhirūn(a).Apabila melihat suatu tanda (kebesaran Allah atau kebenaran Nabi Muhammad), mereka sangat menghina.
-
وَقَالُوْٓا اِنْ هٰذَآ اِلَّا سِحْرٌ مُّبِيْنٌ ۚ ﴿١٥﴾ 000000000000Wa qālū in hāżā illā siḥrum mubīn(un).Mereka berkata, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.
-
ءَاِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا ءَاِنَّا لَمَبْعُوْثُوْنَۙ ﴿١٦﴾ 000000000000A'iżā mitnā wa kunnā turābaw wa ‘iẓāman a'innā lamab‘ūṡūn(a).Apabila kami telah mati, (lalu) menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan?
-
اَوَاٰبَاۤؤُنَا الْاَوَّلُوْنَۗ ﴿١٧﴾ 000000000000Awa ābā'unal-awwalūn(a).Apakah nenek moyang kami yang terdahulu (akan dibangkitkan pula)?”
-
قُلْ نَعَمْ وَاَنْتُمْ دٰخِرُوْنَۚ ﴿١٨﴾ 000000000000Qul na‘am wa antum dākhirūn(a).Katakanlah (Nabi Muhammad), “Ya (kamu akan dibangkitkan) dan kamu akan terhina.”
-
فَاِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَّاحِدَةٌ فَاِذَا هُمْ يَنْظُرُوْنَ ﴿١٩﴾ 000000000000Fa'innamā hiya zajratuw wāḥidatun fa'iżā hum yanẓurūn(a).Sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan (tiupan sangkakala kedua). Maka, seketika itu mereka (bangun dari kematiannya) melihat (apa yang terjadi).
-
وَقَالُوْا يٰوَيْلَنَا هٰذَا يَوْمُ الدِّيْنِ ﴿٢٠﴾ 000000000000Wa qālū yā wailanā hāżā yaumud-dīn(i).Mereka berkata, “Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari Pembalasan itu.”
-
هٰذَا يَوْمُ الْفَصْلِ الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تُكَذِّبُوْنَ ࣖ ﴿٢١﴾ 000000000000Hāżā yaumul-faṣlil-lażī kuntum bihī tukażżibūn(a).Inilah hari keputusan yang dahulu (selalu) kamu dustakan.
-
اُحْشُرُوا الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا وَاَزْوَاجَهُمْ وَمَا كَانُوْا يَعْبُدُوْنَ ۙ ﴿٢٢﴾ 000000000000Uḥsyurul-lażīna ẓalamū wa azwājahum wa mā kānū ya‘budūn(a).(Lalu, diperintahkan kepada para malaikat,) “Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah
-
مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ فَاهْدُوْهُمْ اِلٰى صِرَاطِ الْجَحِيْمِ ﴿٢٣﴾ 000000000000Min dūnillāhi fahdūhum ilā ṣirāṭil-jaḥīm(i).selain Allah. Lalu, tunjukkanlah kepada mereka jalan ke (neraka) Jahim.
-
وَقِفُوْهُمْ اِنَّهُمْ مَّسْـُٔوْلُوْنَ ۙ ﴿٢٤﴾ 000000000000Waqifūhum innahum mas'ūlūn(a).Tahanlah mereka (di tempat perhentian). Sesungguhnya mereka akan ditanya (tentang keyakinan dan perilaku mereka).”
-
مَا لَكُمْ لَا تَنَاصَرُوْنَ ﴿٢٥﴾ 000000000000Mā lakum lā tanāṣarūn(a).(Mereka lalu dikecam,) “Mengapa kamu tidak tolong-menolong (sebagaimana kamu di dunia)?”
-
بَلْ هُمُ الْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُوْنَ ﴿٢٦﴾ 000000000000Bal humul-yauma mustaslimūn(a).Bahkan, mereka pada hari itu menyerah (kepada putusan Allah).
-
وَاَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ يَّتَسَاۤءَلُوْنَ ﴿٢٧﴾ 000000000000Wa aqbala ba‘ḍuhum ‘alā ba‘ḍiy yatasā'alūn(a).Sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling bertanya (berbantah-bantahan).
-
قَالُوْٓا اِنَّكُمْ كُنْتُمْ تَأْتُوْنَنَا عَنِ الْيَمِيْنِ ﴿٢٨﴾ 000000000000Qālū innakum kuntum ta'tūnanā ‘anil-yamīn(i).(Pengikut) mereka berkata (kepada pemimpinnya), “Sesungguhnya kamulah yang dahulu selalu mendatangi kami dari arah kanan (untuk menghalangi kami dari kebajikan).”
-
قَالُوْا بَلْ لَّمْ تَكُوْنُوْا مُؤْمِنِيْنَۚ ﴿٢٩﴾ 000000000000Qālū bal lam takūnū mu'minīn(a).(Pemimpin) mereka menjawab, “(Tidak,) bahkan kamulah yang tidak (mau) menjadi orang mukmin.
-
وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُمْ مِّنْ سُلْطٰنٍۚ بَلْ كُنْتُمْ قَوْمًا طٰغِيْنَ ﴿٣٠﴾ 000000000000Wa mā kāna lanā ‘alaikum min sulṭān(in), bal kuntum qauman ṭāgīn(a).(Sebenarnya,) kami sedikit pun tidak berkuasa terhadapmu (untuk menghalang-halangimu), bahkan kamulah kaum yang melampaui batas.
-
فَحَقَّ عَلَيْنَا قَوْلُ رَبِّنَآ ۖاِنَّا لَذَاۤىِٕقُوْنَ ﴿٣١﴾ 000000000000Fa ḥaqqa ‘alainā qaulu rabbinā, innā lażā'iqūn(a).Maka, putusan (azab) Tuhan (akan) benar-benar menimpa kita. Pasti kita akan merasakan (azab itu).
-
فَاَغْوَيْنٰكُمْ اِنَّا كُنَّا غٰوِيْنَ ﴿٣٢﴾ 000000000000Fa agwainākum innā kunnā gāwīn(a).Kami (mengakui) telah menyesatkan kamu. Sesungguhnya kami sendiri orang-orang yang sesat.”
-
فَاِنَّهُمْ يَوْمَىِٕذٍ فِى الْعَذَابِ مُشْتَرِكُوْنَ ﴿٣٣﴾ 000000000000Fa innahum yauma'iżin fil-‘ażābi musytarikūn(a).Sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama merasakan azab.
-
اِنَّا كَذٰلِكَ نَفْعَلُ بِالْمُجْرِمِيْنَ ﴿٣٤﴾ 000000000000Innā każālika naf‘alu bil-mujrimīn(a).Sesungguhnya demikianlah Kami memperlakukan orang-orang yang berbuat dosa.
-
اِنَّهُمْ كَانُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَهُمْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ يَسْتَكْبِرُوْنَ ۙ ﴿٣٥﴾ 000000000000Innahum kānū iżā qīla lahum lā ilāha illallāhu yastakbirūn(a).Sesungguhnya dahulu apabila dikatakan kepada mereka, “Lā ilāha illallāh” (Tidak ada tuhan selain Allah), mereka menyombongkan diri.
-
وَيَقُوْلُوْنَ اَىِٕنَّا لَتَارِكُوْٓا اٰلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَّجْنُوْنٍ ۗ ﴿٣٦﴾ 000000000000Wa yaqūlūna a'innā latārikū ālihatinā lisyā‘irim majnūn(in).Mereka berkata, “Apakah kami harus meninggalkan sesembahan kami karena seorang penyair gila?”
-
بَلْ جَاۤءَ بِالْحَقِّ وَصَدَّقَ الْمُرْسَلِيْنَ ﴿٣٧﴾ 000000000000Bal jā'a bil-ḥaqqi wa ṣaddaqal-mursalīn(a).Padahal dia (Nabi Muhammad) datang dengan membawa kebenaran dan membenarkan para rasul (sebelumnya).
-
اِنَّكُمْ لَذَاۤىِٕقُوا الْعَذَابِ الْاَلِيْمِ ۚ ﴿٣٨﴾ 000000000000Innakum lażā'iqul-‘ażābil-alīm(i).Sesungguhnya kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.
-
وَمَا تُجْزَوْنَ اِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَۙ ﴿٣٩﴾ 000000000000Wa mā tujzauna illā mā kuntum ta‘malūn(a).Kamu tidak diberi balasan, kecuali terhadap apa yang telah kamu kerjakan.
-
اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ ﴿٤٠﴾ 000000000000Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).Akan tetapi, hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya),
-
اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ رِزْقٌ مَّعْلُوْمٌۙ ﴿٤١﴾ 000000000000Ulā'ika lahum rizqum ma‘lūm(un).mereka itu memperoleh rezeki yang sudah ditentukan,
-
فَوَاكِهُ ۚوَهُمْ مُّكْرَمُوْنَۙ ﴿٤٢﴾ 000000000000Fawākihu wa hum mukramūn(a).(yaitu) buah-buahan. Mereka adalah orang-orang yang dimuliakan
-
فِيْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِۙ ﴿٤٣﴾ 000000000000Fī jannātin na‘īm(i).di dalam surga-surga yang penuh kenikmatan.
-
عَلٰى سُرُرٍ مُّتَقٰبِلِيْنَ ﴿٤٤﴾ 000000000000‘Alā sururim mutaqābilīn(a).(Mereka duduk) berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.
-
يُطَافُ عَلَيْهِمْ بِكَأْسٍ مِّنْ مَّعِيْنٍۢ ۙ ﴿٤٥﴾ 000000000000Yuṭāfu ‘alaihim bika'sim mim ma‘īn(in).Kepada mereka diedarkan gelas (yang berisi minuman) dari mata air (surga).
-
بَيْضَاۤءَ لَذَّةٍ لِّلشّٰرِبِيْنَۚ ﴿٤٦﴾ 000000000000Baiḍā'a lażżatil lisy-syāribīn(a).(Warnanya) putih bersih dan lezat rasanya bagi orang-orang yang meminum(-nya).
-
لَا فِيْهَا غَوْلٌ وَّلَا هُمْ عَنْهَا يُنْزَفُوْنَ ﴿٤٧﴾ 000000000000Lā fīhā gauluw wa lā hum ‘anhā yunzafūn(a).Tidak ada di dalamnya (unsur) yang membahayakan dan mereka tidak mabuk karenanya.
-
وَعِنْدَهُمْ قٰصِرٰتُ الطَّرْفِ عِيْنٌ ۙ ﴿٤٨﴾ 000000000000Wa ‘indahum qāṣirātuṭ-ṭarfi ‘īn(un).Di sisi mereka ada (bidadari-bidadari) yang bermata indah dan membatasi pandangannya (dari selain pasangan mereka).
-
كَاَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَّكْنُوْنٌ ﴿٤٩﴾ 000000000000Ka'annahum baiḍum maknūn(un).(Warna kulit) mereka seperti (warna) telur yang tersimpan dengan baik.
-
فَاَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ يَّتَسَاۤءَلُوْنَ ﴿٥٠﴾ 000000000000Fa'aqbala ba‘ḍuhum ‘alā ba‘ḍiy yatasā'alūn(a).Mereka berhadap-hadapan satu sama lain sambil bercakap-cakap.
-
قَالَ قَاۤىِٕلٌ مِّنْهُمْ اِنِّيْ كَانَ لِيْ قَرِيْنٌۙ ﴿٥١﴾ 000000000000Qāla qā'ilum minhum innī kāna lī qarīn(un).Berkatalah salah seorang di antara mereka, “Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) pernah mempunyai seorang teman
-
يَّقُوْلُ اَءِنَّكَ لَمِنَ الْمُصَدِّقِيْنَ ﴿٥٢﴾ 000000000000Yaqūlu a'innaka laminal-muṣaddiqīn(a).yang berkata, ‘Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari Kebangkitan)?
-
ءَاِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا ءَاِنَّا لَمَدِيْنُوْنَ ﴿٥٣﴾ 000000000000A'iżā mitnā wa kunnā turāban a'innā lamadīnūn(a).Apabila kami telah mati (lalu) menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar (akan dibangkitkan untuk) diberi balasan?’”
-
قَالَ هَلْ اَنْتُمْ مُّطَّلِعُوْنَ ﴿٥٤﴾ 000000000000Qāla hal antum muṭṭali‘ūn(a).Dia berkata, “Maukah kamu menengok (temanku itu)?”
-
فَاطَّلَعَ فَرَاٰهُ فِيْ سَوَاۤءِ الْجَحِيْمِ ﴿٥٥﴾ 000000000000Faṭṭala‘a fa ra'āhu fī sawā'il-jaḥīm(i).Maka, dia menengoknya. Lalu, dia melihat (teman)-nya itu di tengah-tengah (neraka) Jahim.
-
قَالَ تَاللّٰهِ اِنْ كِدْتَّ لَتُرْدِيْنِ ۙ ﴿٥٦﴾ 000000000000Qāla tallāhi in kitta laturdīn(i).Dia berkata, “Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku.
-
وَلَوْلَا نِعْمَةُ رَبِّيْ لَكُنْتُ مِنَ الْمُحْضَرِيْنَ ﴿٥٧﴾ 000000000000Wa lau lā ni‘matu rabbī lakuntu minal-muḥḍarīn(a).Sekiranya bukan karena nikmat Tuhanku, pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka).
-
اَفَمَا نَحْنُ بِمَيِّتِيْنَۙ ﴿٥٨﴾ 000000000000Afamā naḥnu bimayyitīn(a).Apakah kita tidak akan mati,
-
اِلَّا مَوْتَتَنَا الْاُوْلٰى وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِيْنَ ﴿٥٩﴾ 000000000000Illā mautatunal-ūlā wa mā naḥnu bimu‘ażżabīn(a).kecuali kematian kita yang pertama saja (di dunia) dan kita tidak akan diazab (di akhirat ini)?”
-
اِنَّ هٰذَا لَهُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ ﴿٦٠﴾ 000000000000Inna hāżā lahuwal-fauzul-‘aẓīm(u).Sesungguhnya ini benar-benar kemenangan yang agung.
-
لِمِثْلِ هٰذَا فَلْيَعْمَلِ الْعٰمِلُوْنَ ﴿٦١﴾ 000000000000Limiṡli hāżā falya‘malil-‘āmilūn(a).Untuk (kemenangan) seperti ini, hendaklah beramal (di dunia) orang-orang yang mampu beramal.
-
اَذٰلِكَ خَيْرٌ نُّزُلًا اَمْ شَجَرَةُ الزَّقُّوْمِ ﴿٦٢﴾ 000000000000Ażālika khairun nuzulan am syajaratuz-zaqqūm(i).Apakah (makanan surga) itu hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqum?
-
اِنَّا جَعَلْنٰهَا فِتْنَةً لِّلظّٰلِمِيْنَ ﴿٦٣﴾ 000000000000Innā ja‘alnāhā fitnatal liẓ-ẓālimīn(a).Sesungguhnya Kami menjadikannya (pohon zaqum itu) sebagai azab bagi orang-orang zalim.
-
اِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِيْٓ اَصْلِ الْجَحِيْمِۙ ﴿٦٤﴾ 000000000000Innahā syajaratun takhruju fī aṣlil-jaḥīm(i).Sesungguhnya itu adalah pohon yang keluar dari dasar (neraka) Jahim.
-
طَلْعُهَا كَاَنَّهٗ رُءُوْسُ الشَّيٰطِيْنِ ﴿٦٥﴾ 000000000000Ṭal‘uhā ka'annahū ru'ūsusy-syayāṭīn(i).Mayangnya seperti kepala-kepala setan.
-
فَاِنَّهُمْ لَاٰكِلُوْنَ مِنْهَا فَمَالِـُٔوْنَ مِنْهَا الْبُطُوْنَۗ ﴿٦٦﴾ 000000000000Fa innahum la'ākilūna minhā fa māli'ūna minhal-buṭūn(a).Sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu) dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqum).
-
ثُمَّ اِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًا مِّنْ حَمِيْمٍۚ ﴿٦٧﴾ 000000000000Ṡumma inna lahum ‘alaihā lasyaubam min ḥamīm(in).(Setelah makan buah zaqum,) sesungguhnya bagi mereka minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas.
-
ثُمَّ اِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَاِلَى الْجَحِيْمِ ﴿٦٨﴾ 000000000000Ṡumma inna marji‘ahum la'ilal-jaḥīm(i).Kemudian, tempat kembali mereka pasti ke (neraka) Jahim.
-
اِنَّهُمْ اَلْفَوْا اٰبَاۤءَهُمْ ضَاۤلِّيْنَۙ ﴿٦٩﴾ 000000000000Innahum alfau ābā'ahum ḍāllīn(a).Sesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat.
-
فَهُمْ عَلٰٓى اٰثٰرِهِمْ يُهْرَعُوْنَ ﴿٧٠﴾ 000000000000Fahum ‘alā āṡārihim yuhra‘ūn(a).Mereka tergesa-gesa mengikuti jejak (nenek moyang) mereka.
-
وَلَقَدْ ضَلَّ قَبْلَهُمْ اَكْثَرُ الْاَوَّلِيْنَۙ ﴿٧١﴾ 000000000000Wa laqad ḍalla qablahum akṡarul-awwalīn(a).Sungguh, sebelum mereka (kaum Quraisy), benar-benar telah sesat sebagian besar dari orang-orang yang dahulu.
-
وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا فِيْهِمْ مُّنْذِرِيْنَ ﴿٧٢﴾ 000000000000Wa laqad arsalnā fīhim munżirīn(a).Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus (rasul) pemberi peringatan di kalangan mereka.
-
فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُنْذَرِيْنَۙ ﴿٧٣﴾ 000000000000Fanẓur kaifa kāna ‘āqibatul-munżarīn(a).Maka, perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu,
-
اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ ࣖ ﴿٧٤﴾ 000000000000Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).kecuali hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya).
-
وَلَقَدْ نَادٰىنَا نُوْحٌ فَلَنِعْمَ الْمُجِيْبُوْنَۖ ﴿٧٥﴾ 000000000000Wa laqad nādānā nūḥun falani‘mal-mujībūn(a).Sungguh, Nuh benar-benar telah berdoa kepada Kami dan sungguh, Kamilah sebaik-baik yang memperkenankan doa.
-
وَنَجَّيْنٰهُ وَاَهْلَهٗ مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيْمِۖ ﴿٧٦﴾ 000000000000Wa najjaināhu wa ahlahū minal-karbil-‘aẓīm(i).Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya dari bencana yang besar.
-
وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهٗ هُمُ الْبَاقِيْنَ ﴿٧٧﴾ 000000000000Wa ja‘alnā żurriyyatahū humul-bāqīn(a).Kami menjadikan keturunannya orang-orang yang bertahan (di bumi).
-
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى الْاٰخِرِيْنَ ۖ ﴿٧٨﴾ 000000000000Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).Kami mengabadikan untuknya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian,
-
سَلٰمٌ عَلٰى نُوْحٍ فِى الْعٰلَمِيْنَ ﴿٧٩﴾ 000000000000Salāmun ‘alā nūḥin fil-‘ālamīn(a).“Kesejahteraan (Kami limpahkan) atas Nuh di semesta alam.”
-
اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ ﴿٨٠﴾ 000000000000Innā każālika najzil-muḥsinīn(a).Sesungguhnya, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.
-
اِنَّهٗ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِيْنَ ﴿٨١﴾ 000000000000Innahū min ‘ibādinal-mu'minīn(a).Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang mukmin.
-
ثُمَّ اَغْرَقْنَا الْاٰخَرِيْنَ ﴿٨٢﴾ 000000000000Ṡumma agraqnal-ākharīn(a).Kemudian, Kami menenggelamkan yang lain.
-
۞ وَاِنَّ مِنْ شِيْعَتِهٖ لَاِبْرٰهِيْمَ ۘ ﴿٨٣﴾ 000000000000Wa inna min syī‘atihī la'ibrāhīm(a).Sesungguhnya Ibrahim termasuk golongannya (Nuh).
-
اِذْ جَاۤءَ رَبَّهٗ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍۙ ﴿٨٤﴾ 000000000000Iż jā'a rabbahū biqalbin salīm(in).(Ingatlah) ketika dia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci,
-
اِذْ قَالَ لِاَبِيْهِ وَقَوْمِهٖ مَاذَا تَعْبُدُوْنَ ۚ ﴿٨٥﴾ 000000000000Iż qāla li'abīhi wa qaumihī māżā ta‘budūn(a).ketika dia berkata kepada ayahnya dan kaumnya, “Apa yang kamu sembah itu?
-
اَىِٕفْكًا اٰلِهَةً دُوْنَ اللّٰهِ تُرِيْدُوْنَۗ ﴿٨٦﴾ 000000000000A'ifkan ālihatan dūnallāhi turīdūn(a).Apakah kamu menghendaki kebohongan dengan sesembahan selain Allah?
-
فَمَا ظَنُّكُمْ بِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ﴿٨٧﴾ 000000000000Famā ẓannukum birabbil-‘ālamīn(a).Maka, bagaimana anggapanmu terhadap Tuhan semesta alam?”
-
فَنَظَرَ نَظْرَةً فِى النُّجُوْمِۙ ﴿٨٨﴾ 000000000000Fa naẓara naẓratan fin-nujūm(i).Lalu, dia (Ibrahim) memandang sekilas ke arah bintang-bintang,
-
فَقَالَ اِنِّيْ سَقِيْمٌ ﴿٨٩﴾ 000000000000Fa qāla innī saqīm(un).kemudian dia berkata, “Sesungguhnya aku sakit.”
-
فَتَوَلَّوْا عَنْهُ مُدْبِرِيْنَ ﴿٩٠﴾ 000000000000Fa tawallau ‘anhu mudbirīn(a).Mereka lalu berpaling darinya seraya meninggalkannya.
-
فَرَاغَ اِلٰٓى اٰلِهَتِهِمْ فَقَالَ اَلَا تَأْكُلُوْنَۚ ﴿٩١﴾ 000000000000Farāga ilā ālihatihim faqāla alā ta'kulūn(a).Kemudian, dia langsung menuju ke berhala-berhala mereka (secara diam-diam), lalu berkata, “Mengapa kamu tidak makan?
-
مَا لَكُمْ لَا تَنْطِقُوْنَ ﴿٩٢﴾ 000000000000Mā lakum lā tanṭiqūn(a).Mengapa kamu tidak menjawab?”
-
فَرَاغَ عَلَيْهِمْ ضَرْبًا ۢبِالْيَمِيْنِ ﴿٩٣﴾ 000000000000Farāga ‘alaihim ḍarbam bil-yamīn(i).Dia lalu menghadap ke (berhala-berhala) itu sambil memukul dengan tangan kanan(-nya).
-
فَاَقْبَلُوْٓا اِلَيْهِ يَزِفُّوْنَ ﴿٩٤﴾ 000000000000Fa aqbalū ilaihi yaziffūn(a).Kemudian, mereka (kaumnya) datang bergegas kepadanya.
-
قَالَ اَتَعْبُدُوْنَ مَا تَنْحِتُوْنَۙ ﴿٩٥﴾ 000000000000Qāla ata‘budūna mā tanḥitūn(a).Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu?
-
وَاللّٰهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُوْنَ ﴿٩٦﴾ 000000000000Wallāhu khalaqakum wa mā ta‘malūn(a).Padahal Allahlah yang menciptakanmu dan apa yang kamu perbuat itu.”
-
قَالُوا ابْنُوْا لَهٗ بُنْيَانًا فَاَلْقُوْهُ فِى الْجَحِيْمِ ﴿٩٧﴾ 000000000000Qālubnū lahū bun-yānan fa'alqūhu fil-jaḥīm(i).Mereka berkata, “Buatlah bangunan (perapian) untuk (membakar)-nya, lalu lemparkan dia ke dalam api yang menyala-nyala itu.”
-
فَاَرَادُوْا بِهٖ كَيْدًا فَجَعَلْنٰهُمُ الْاَسْفَلِيْنَ ﴿٩٨﴾ 000000000000Fa arādū bihī kaidan faja‘alnāhumul-asfalīn(a).Mereka bermaksud memperdayainya, (namun Allah menyelamatkannya), lalu Kami menjadikan mereka orang-orang yang hina.
-
وَقَالَ اِنِّيْ ذَاهِبٌ اِلٰى رَبِّيْ سَيَهْدِيْنِ ﴿٩٩﴾ 000000000000Wa qāla innī żāhibun ilā rabbī sayahdīn(i).Dia (Ibrahim) berkata, “Sesungguhnya aku akan pergi (menghadap) kepada Tuhanku. Dia akan memberiku petunjuk.”
-
رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ ﴿١٠٠﴾ 000000000000Rabbi hab lī minaṣ-ṣāliḥīn(a).100. (Ibrahim berdoa,) “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (keturunan) yang termasuk orang-orang saleh.”
-
فَبَشَّرْنٰهُ بِغُلٰمٍ حَلِيْمٍ ﴿١٠١﴾ 000000000000Fa basysyarnāhu bigulāmin ḥalīm(in).Maka, Kami memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak (Ismail) yang sangat santun.
-
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يٰبُنَيَّ اِنِّيْٓ اَرٰى فِى الْمَنَامِ اَنِّيْٓ اَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرٰىۗ قَالَ يٰٓاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُۖ سَتَجِدُنِيْٓ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ ﴿١٠٢﴾ 000000000000Falammā balaga ma‘ahus-sa‘ya qāla yā bunayya innī arā fil-manāmi annī ażbaḥuka fanẓur māżā tarā, qāla yā abatif‘al mā tu'mar(u), satajidunī in syā'allāhu minaṣ-ṣābirīn(a).Ketika anak itu sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya, ia (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu! Insyaallah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang sabar.”
-
فَلَمَّآ اَسْلَمَا وَتَلَّهٗ لِلْجَبِيْنِۚ ﴿١٠٣﴾ 000000000000Falammā aslamā wa tallahū lil-jabīn(i).Ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) meletakkan pelipis anaknya di atas gundukan (untuk melaksanakan perintah Allah),
-
وَنَادَيْنٰهُ اَنْ يّٰٓاِبْرٰهِيْمُ ۙ ﴿١٠٤﴾ 000000000000Wa nādaināhu ay yā ibrāhīm(u).Kami memanggil dia, “Wahai Ibrahim,
-
قَدْ صَدَّقْتَ الرُّءْيَا ۚاِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ ﴿١٠٥﴾ 000000000000Qad ṣaddaqtar-ru'yā, innā każālika najzil-muḥsinīn(a).sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu.” Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.
-
اِنَّ هٰذَا لَهُوَ الْبَلٰۤؤُا الْمُبِيْنُ ﴿١٠٦﴾ 000000000000Inna hāżā lahuwal-balā'ul-mubīn(u).Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
-
وَفَدَيْنٰهُ بِذِبْحٍ عَظِيْمٍ ﴿١٠٧﴾ 000000000000Wa fadaināhu biżibḥin ‘aẓīm(in).Kami menebusnya dengan seekor (hewan) sembelihan yang besar.
-
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى الْاٰخِرِيْنَ ۖ ﴿١٠٨﴾ 000000000000Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).Kami mengabadikan untuknya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian,
-
سَلٰمٌ عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَ ﴿١٠٩﴾ 000000000000Salāmun ‘alā ibrāhīm(a).“Salam sejahtera atas Ibrahim.”
-
كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ ﴿١١٠﴾ 000000000000Każālika najzil-muḥsinīn(a).Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.
-
اِنَّهٗ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِيْنَ ﴿١١١﴾ 000000000000Innahū min ‘ibādinal-mu'minīn(a).Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang mukmin.
-
وَبَشَّرْنٰهُ بِاِسْحٰقَ نَبِيًّا مِّنَ الصّٰلِحِيْنَ ﴿١١٢﴾ 000000000000Wa basysyarnāhu bi'isḥāqa nabiyyam minaṣ-ṣāliḥīn(a).Kami telah memberinya kabar gembira tentang (akan dilahirkannya) Ishaq, seorang nabi yang termasuk orang-orang saleh.
-
وَبٰرَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلٰٓى اِسْحٰقَۗ وَمِنْ ذُرِّيَّتِهِمَا مُحْسِنٌ وَّظَالِمٌ لِّنَفْسِهٖ مُبِيْنٌ ࣖ ﴿١١٣﴾ 000000000000Wa bāraknā ‘alaihi wa ‘alā isḥāq(a), wa min żurriyyatihimā muḥsinuw wa ẓālimul linafsihī mubīn(un).Kami melimpahkan keberkahan kepadanya dan Ishaq. Sebagian keturunan keduanya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang terang-terangan berbuat zalim terhadap dirinya sendiri.
-
وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلٰى مُوْسٰى وَهٰرُوْنَ ۚ ﴿١١٤﴾ 000000000000Wa laqad manannā ‘alā mūsā wa hārūn(a).Sungguh, Kami benar-benar telah melimpahkan nikmat kepada Musa dan Harun.
-
وَنَجَّيْنٰهُمَا وَقَوْمَهُمَا مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيْمِۚ ﴿١١٥﴾ 000000000000Wa najjaināhumā wa qaumahumā minal-karbil-‘aẓīm(i).Kami telah menyelamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar.
-
وَنَصَرْنٰهُمْ فَكَانُوْا هُمُ الْغٰلِبِيْنَۚ ﴿١١٦﴾ 000000000000Wa naṣarnāhum fakānū humul-gālibīn(a).Kami telah menolong mereka sehingga mereka menjadi orang-orang yang menang.
-
وَاٰتَيْنٰهُمَا الْكِتٰبَ الْمُسْتَبِيْنَ ۚ ﴿١١٧﴾ 000000000000Wa ātaināhumal-kitābal-mustabīn(a).Kami telah menganugerahkan kepada keduanya Kitab yang sangat jelas (Taurat).
-
وَهَدَيْنٰهُمَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۚ ﴿١١٨﴾ 000000000000Wa hadaināhumaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm(a).Kami telah membimbing keduanya ke jalan yang lurus.
-
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِمَا فِى الْاٰخِرِيْنَ ۖ ﴿١١٩﴾ 000000000000Wa taraknā ‘alaihimā fil-ākhirīn(a).Kami telah mengabadikan untuk keduanya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian,
-
سَلٰمٌ عَلٰى مُوْسٰى وَهٰرُوْنَ ﴿١٢٠﴾ 000000000000Salāmun ‘alā mūsā wa hārūn(a).“Salam sejahtera atas Musa dan Harun.”
-
اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ ﴿١٢١﴾ 000000000000Innā każālika najzil-muḥsinīn(a).Sesungguhnya, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.
-
اِنَّهُمَا مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِيْنَ ﴿١٢٢﴾ 000000000000Innahumā min ‘ibādinal-mu'minīn(a).Sesungguhnya keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang mukmin.
-
وَاِنَّ اِلْيَاسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِيْنَۗ ﴿١٢٣﴾ 000000000000Wa inna ilyāsa laminal-mursalīn(a).Sesungguhnya Ilyas benar-benar termasuk para rasul.
-
اِذْ قَالَ لِقَوْمِهٖٓ اَلَا تَتَّقُوْنَ ﴿١٢٤﴾ 000000000000Iż qāla liqaumihī alā tattaqūn(a).(Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
-
اَتَدْعُوْنَ بَعْلًا وَّتَذَرُوْنَ اَحْسَنَ الْخٰلِقِيْنَۙ ﴿١٢٥﴾ 000000000000Atad‘ūna ba‘law wa tażarūna aḥsanal-khāliqīn(a).Apakah kamu terus menyeru Ba‘l dan meninggalkan sebaik-baik pencipta,
-
اللّٰهَ رَبَّكُمْ وَرَبَّ اٰبَاۤىِٕكُمُ الْاَوَّلِيْنَ ﴿١٢٦﴾ 000000000000Allāha rabbakum wa rabba ābā'ikumul-awwalīn(a).Allah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yang terdahulu?”
-
فَكَذَّبُوْهُ فَاِنَّهُمْ لَمُحْضَرُوْنَۙ ﴿١٢٧﴾ 000000000000Fakażżabūhu fa'innahum lamuḥḍarūn(a).Mereka kemudian mendustakannya (Ilyas). Sesungguhnya mereka akan diseret (ke neraka),
-
اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ ﴿١٢٨﴾ 000000000000Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).kecuali hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya).
-
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى الْاٰخِرِيْنَ ۙ ﴿١٢٩﴾ 000000000000Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).Kami mengabadikan untuknya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian,
-
سَلٰمٌ عَلٰٓى اِلْ يَاسِيْنَ ﴿١٣٠﴾ 000000000000Salāmun ‘alā ilyāsīn(a).“Salam sejahtera atas Ilyas dan kaumnya.”
-
اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ ﴿١٣١﴾ 000000000000Innā każālika najzil-muḥsinīn(a).Sesungguhnya, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.
-
اِنَّهٗ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِيْنَ ﴿١٣٢﴾ 000000000000Innahū min ‘ibādinal-mu'minīn(a).Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang mukmin.
-
وَاِنَّ لُوْطًا لَّمِنَ الْمُرْسَلِيْنَۗ ﴿١٣٣﴾ 000000000000Wa inna lūṭal laminal-mursalīn(a).Sesungguhnya Lut benar-benar termasuk para rasul.
-
اِذْ نَجَّيْنٰهُ وَاَهْلَهٗٓ اَجْمَعِيْنَۙ ﴿١٣٤﴾ 000000000000Iż najjaināhu wa ahlahū ajma‘īn(a).(Ingatlah) ketika Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya semua,
-
اِلَّا عَجُوْزًا فِى الْغٰبِرِيْنَ ﴿١٣٥﴾ 000000000000Illā ‘ajūzan fil-gābirīn(a).kecuali seorang perempuan tua (istrinya) yang termasuk golongan (orang-orang kafir) yang tertinggal.
-
ثُمَّ دَمَّرْنَا الْاٰخَرِيْنَ ﴿١٣٦﴾ 000000000000Ṡumma dammarnal-ākharīn(a).Kemudian, Kami binasakan yang lain.
-
وَاِنَّكُمْ لَتَمُرُّوْنَ عَلَيْهِمْ مُّصْبِحِيْنَۙ ﴿١٣٧﴾ 000000000000Wa innakum latamurrūna ‘alaihim muṣbiḥīn(a).Sesungguhnya kamu (penduduk Makkah) benar-benar akan melintasi (bekas-bekas kehancuran) mereka pada waktu pagi
-
وَبِالَّيْلِۗ اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ ࣖ ﴿١٣٨﴾ 000000000000Wa bil-lail(i), afalā ta‘qilūn(a).dan waktu malam. Mengapa kamu tidak mengerti?
-
وَاِنَّ يُوْنُسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِيْنَۗ ﴿١٣٩﴾ 000000000000Wa inna yūnusa laminal-mursalīn(a).Sesungguhnya Yunus benar-benar termasuk para rasul.
-
اِذْ اَبَقَ اِلَى الْفُلْكِ الْمَشْحُوْنِۙ ﴿١٤٠﴾ 000000000000Iż abaqa ilal-fulkil-masyḥūn(i).(Ingatlah) ketika dia berlari ke kapal yang penuh muatan,
-
فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِيْنَۚ ﴿١٤١﴾ 000000000000Fa sāhama fakāna minal-mudḥaḍīn(a).kemudian dia ikut diundi, maka dia termasuk orang-orang yang kalah (dalam undian).
-
فَالْتَقَمَهُ الْحُوْتُ وَهُوَ مُلِيْمٌ ﴿١٤٢﴾ 000000000000Faltaqamahul-ḥūtu wa huwa mulīm(un).Dia kemudian ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela.
-
فَلَوْلَآ اَنَّهٗ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِيْنَ ۙ ﴿١٤٣﴾ 000000000000Falau lā annahū kāna minal-musabbiḥīn(a).Seandainya dia bukan golongan orang yang banyak bertasbih kepada Allah,
-
لَلَبِثَ فِيْ بَطْنِهٖٓ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَۚ ﴿١٤٤﴾ 000000000000Lalabiṡa fī baṭnihī ilā yaumi yub‘aṡūn(a).niscaya dia akan tetap tinggal di perutnya (ikan) sampai hari Kebangkitan.
-
۞ فَنَبَذْنٰهُ بِالْعَرَاۤءِ وَهُوَ سَقِيْمٌ ۚ ﴿١٤٥﴾ 000000000000Fa nabażnāhu bil-‘arā'i wa huwa saqīm(un).Kami kemudian melemparkannya (dari mulut ikan) ke daratan yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit.
-
وَاَنْۢبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةً مِّنْ يَّقْطِيْنٍۚ ﴿١٤٦﴾ 000000000000Wa ambatnā ‘alaihi syajaratam miy yaqṭīn(in).Kami kemudian menumbuhkan tanaman sejenis labu untuknya.
-
وَاَرْسَلْنٰهُ اِلٰى مِائَةِ اَلْفٍ اَوْ يَزِيْدُوْنَۚ ﴿١٤٧﴾ 000000000000Wa arsalnāhu ilā mi'ati alfin au yazīdūn(a).Kami mengutusnya kepada seratus ribu (orang) atau lebih,
-
فَاٰمَنُوْا فَمَتَّعْنٰهُمْ اِلٰى حِيْنٍ ﴿١٤٨﴾ 000000000000Fa'āmanū famatta‘nāhum ilā ḥīn(in).lalu mereka beriman. Maka, Kami menganugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu tertentu.
-
فَاسْتَفْتِهِمْ اَلِرَبِّكَ الْبَنَاتُ وَلَهُمُ الْبَنُوْنَۚ ﴿١٤٩﴾ 000000000000Fastaftihim alirabbikal-banātu wa lahumul-banūn(a).(Wahai Nabi Muhammad,) tanyalah mereka (orang-orang kafir Makkah), “Apakah untuk Tuhanmu anak-anak perempuan, sedangkan untuk mereka anak-anak laki-laki
-
اَمْ خَلَقْنَا الْمَلٰۤىِٕكَةَ اِنَاثًا وَّهُمْ شٰهِدُوْنَ ﴿١٥٠﴾ 000000000000Am khalaqnal-malā'ikata ināṡaw wa hum syāhidūn(a).atau Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan, sedangkan mereka menyaksikan(-nya)?”
-
اَلَآ اِنَّهُمْ مِّنْ اِفْكِهِمْ لَيَقُوْلُوْنَۙ ﴿١٥١﴾ 000000000000Alā innahum min ifkihim layaqūlūn(a).Ingatlah, sesungguhnya mereka benar-benar mengatakan dengan kebohongan mereka,
-
وَلَدَ اللّٰهُ ۙوَاِنَّهُمْ لَكٰذِبُوْنَۙ ﴿١٥٢﴾ 000000000000Waladallāh(u), wa innahum lakāżibūn(a).“Allah mempunyai anak.” Sesungguhnya mereka benar-benar pendusta.
-
اَصْطَفَى الْبَنَاتِ عَلَى الْبَنِيْنَۗ ﴿١٥٣﴾ 000000000000Aṣṭafal-banāti ‘alal-banīn(a).Apakah Dia (Allah) lebih memilih anak-anak perempuan daripada anak-anak laki-laki?
-
مَا لَكُمْۗ كَيْفَ تَحْكُمُوْنَ ﴿١٥٤﴾ 000000000000Mā lakum, kaifa taḥkumūn(a).Apa yang telah terjadi pada kamu? Bagaimana kamu menetapkan(-nya)?
-
اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَۚ ﴿١٥٥﴾ 000000000000Afalā tażakkarūn(a).Maka, mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?
-
اَمْ لَكُمْ سُلْطٰنٌ مُّبِيْنٌۙ ﴿١٥٦﴾ 000000000000Am lakum sulṭānum mubīn(un).Ataukah kamu mempunyai bukti yang jelas?
-
فَأْتُوْا بِكِتٰبِكُمْ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ ﴿١٥٧﴾ 000000000000Fa'tū bikitābikum in kuntum ṣādiqīn(a).(Kalau begitu,) bawalah kitabmu jika kamu orang-orang yang benar.
-
وَجَعَلُوْا بَيْنَهٗ وَبَيْنَ الْجِنَّةِ نَسَبًا ۗوَلَقَدْ عَلِمَتِ الْجِنَّةُ اِنَّهُمْ لَمُحْضَرُوْنَۙ ﴿١٥٨﴾ 000000000000Wa ja‘alū bainahū wa bainal-jinnati nasabā(n), wa laqad ‘alimatil-jinnatu innahum lamuḥḍarūn(a).Mereka menjadikan (hubungan) nasab antara Dia dan jin. Sungguh, jin benar-benar telah mengetahui bahwa mereka (kaum musyrik) pasti akan diseret (ke neraka),
-
سُبْحٰنَ اللّٰهِ عَمَّا يَصِفُوْنَۙ ﴿١٥٩﴾ 000000000000Subḥānallāhi ‘ammā yaṣifūn(a).Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan,
-
اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ ﴿١٦٠﴾ 000000000000Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).kecuali hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya).
-
فَاِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُوْنَۙ ﴿١٦١﴾ 000000000000Fa'innakum wa mā ta‘budūn(a).Maka, sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah itu
-
مَآ اَنْتُمْ عَلَيْهِ بِفٰتِنِيْنَۙ ﴿١٦٢﴾ 000000000000Mā antum ‘alaihi bifātinīn(a).tidak akan dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah,
-
اِلَّا مَنْ هُوَ صَالِ الْجَحِيْمِ ﴿١٦٣﴾ 000000000000Illā man huwa ṣālil-jaḥīm(i).kecuali orang yang akan masuk ke (neraka) Jahim.
-
وَمَا مِنَّآ اِلَّا لَهٗ مَقَامٌ مَّعْلُوْمٌۙ ﴿١٦٤﴾ 000000000000Wa mā minnā illā lahū maqāmum ma‘lūm(un).(Malaikat berkata,) “Tidak satu pun di antara kami, kecuali masing-masing mempunyai kedudukan tertentu.
-
وَّاِنَّا لَنَحْنُ الصَّۤافُّوْنَۖ ﴿١٦٥﴾ 000000000000Wa innā lanaḥnuṣ-ṣāffūn(a).Sesungguhnya kamilah yang selalu teratur dalam barisan (dalam melaksanakan perintah Allah).
-
وَاِنَّا لَنَحْنُ الْمُسَبِّحُوْنَ ﴿١٦٦﴾ 000000000000Wa innā lanaḥnul-musabbiḥūn(a).Sesungguhnya kamilah yang benar-benar terus bertasbih (kepada Allah).”
-
وَاِنْ كَانُوْا لَيَقُوْلُوْنَۙ ﴿١٦٧﴾ 000000000000Wa in kānū layaqūlūn(a).Sesungguhnya mereka (orang kafir Makkah) benar-benar berkata,
-
لَوْ اَنَّ عِنْدَنَا ذِكْرًا مِّنَ الْاَوَّلِيْنَۙ ﴿١٦٨﴾ 000000000000Lau anna ‘indanā żikram minal-awwalīn(a).“Seandainya di sisi kami ada sebuah kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang terdahulu,
-
لَكُنَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ ﴿١٦٩﴾ 000000000000Lakunnā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).niscaya kami akan menjadi hamba-hamba Allah yang terpilih.
-
فَكَفَرُوْا بِهٖۚ فَسَوْفَ يَعْلَمُوْنَ ﴿١٧٠﴾ 000000000000Fa kafarū bih(ī), fasaufa ya‘lamūn(a).Akan tetapi, ternyata mereka mengingkarinya (Al-Qur’an). Maka, kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu).
-
وَلَقَدْ سَبَقَتْ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا الْمُرْسَلِيْنَ ۖ ﴿١٧١﴾ 000000000000Wa laqad sabaqat kalimatunā li‘ibādinal-mursalīn(a).Sungguh, janji Kami benar-benar telah tetap bagi hamba-hamba Kami yang menjadi rasul.
-
اِنَّهُمْ لَهُمُ الْمَنْصُوْرُوْنَۖ ﴿١٧٢﴾ 000000000000Innahum lahumul-manṣūrūn(a).Sesungguhnya merekalah yang pasti akan mendapat pertolongan,
-
وَاِنَّ جُنْدَنَا لَهُمُ الْغٰلِبُوْنَ ﴿١٧٣﴾ 000000000000Wa inna jundanā lahumul-gālibūn(a).dan sesungguhnya bala tentara Kami itulah yang pasti menang.
-
فَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتّٰى حِيْنٍۙ ﴿١٧٤﴾ 000000000000Fatawalla ‘anhum ḥattā ḥīn(in).Maka, berpalinglah engkau (Nabi Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu!
-
وَّاَبْصِرْهُمْۗ فَسَوْفَ يُبْصِرُوْنَ ﴿١٧٥﴾ 000000000000Wa abṣirhum, fa saufa yubṣirūn(a).Lihatlah mereka! Maka, kelak mereka akan melihat (azab itu).
-
اَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُوْنَ ﴿١٧٦﴾ 000000000000Afabi‘ażābinā yasta‘jilūn(a).Maka, apakah mereka meminta agar azab Kami disegerakan?
-
فَاِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْ فَسَاۤءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِيْنَ ﴿١٧٧﴾ 000000000000Fa iżā nazala bisāḥatihim fa sā'a ṣabāḥul-munżarīn(a).Apabila turun (siksaan itu) di halaman mereka, sangat buruklah pagi hari bagi orang-orang yang diperingatkan itu.
-
وَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتّٰى حِيْنٍۙ ﴿١٧٨﴾ 000000000000Wa tawalla ‘anhum ḥattā ḥīn(in).Berpalinglah engkau (Nabi Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu.
-
وَّاَبْصِرْۗ فَسَوْفَ يُبْصِرُوْنَ ﴿١٧٩﴾ 000000000000Wa abṣir, fasaufa yubṣirūn(a).Lihatlah (mereka)! Maka, kelak mereka akan melihat (azab itu).
-
سُبْحٰنَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَۚ ﴿١٨٠﴾ 000000000000Subḥāna rabbika rabbil-‘izzati ‘ammā yaṣifūn(a).Maha Suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan dari apa yang mereka sifatkan.
-
وَسَلٰمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَۚ ﴿١٨١﴾ 000000000000Wa salāmun ‘alal-mursalīn(a).Selamat sejahtera bagi para rasul.
-
وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ࣖ ﴿١٨٢﴾ 000000000000Wal-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn(a).Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.